Bank Indonesia: Penerapan ATM Chip Masih Tunggu Kesiapan Bank

Jum’at, 22 Januari 2010 | 15:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Wacana penggantian kartu ATM model sekarang dengan kartu ATM yang dilengkapi chip seperti diminta Bank Indonesia (BI) masih menunggu kesiapan dari masing-masing bank. Pihak BI mengatakan persiapan penggantian sistem magnetik (gesek) menjadi micro-chip (celup) diperkirakan bakal terealisasi tiga tahun mendatang.

“Nasabah pengguna ATM di Indonesia begitu banyak, kemungkinan dapat memakan waktu sekitar tiga tahun untuk merubah sistemnya,” kata Kepala Biro Humas Bank Indonesia Disi A Johansyah saat dihubungi, Jumat (22/1).

Wacana penggantian kartu ATM dengan micro-chip disampaikan Bank Indonesia menyusul kasus lenyapnya sejumlah uang milik nasabah di Bali. “Demi keamanan para nasabah, pihak bank diminta menambah sistem keamanannya,” ujar dia.

Sebelumnya, program BI yang tengah berjalan tentang penghapusan kartu kredit dengan chip masih terus disosialisasikan. Ketentuan itu sudah dicanangkan sejak 1 Januari lalu.

Namun, lanjut dia, penggantian kartu ATM dengan micro-chip masih sebatas seruan. “Masih menunggu selesainya kartu kredit itu,” kata dia.

Pembobolan uang nasabah Bank Central Asia, Bank BNI, Bank Permata, Bank Rakyat Indonesia, Bank Internasional Indonesia, dan Bank Mandiri terjadi di Bali dengan alat perekam data kartu ATM. Kerugian akibat kasus tersebut ditaksir mencapai Rp 5 miliar.

Comments are closed.